Archive for November, 2010


Rasulullah pagi itu sibuk memperhatikan bajunya dengan cermat. baju satu-satunya dan itupun ternyata sudah usang. baju yang setia menutup aurat beliau. meringankan tubuh beliau dari terik matahari dan dinginnya udara. Baju yang tidak pernah beristirahat.

Tetapi beliau tak mempunyai uang sepeser pun. Dengan apa beliau harus membeli baju? Padahal baju yang ada sudah waktunya diganti. Rasulullah sebenarnya dapat saja menjadi kaya mendadak, bahkan terkaya di dunia ini. Tapi sayang, beliau tak mau mempergunakan kemudahan itu. Jika beliau mau, Allah dalam sekejap bisa mengubah gunung dan pasir menjadi butir-butir emas yang berharga. Beliau tak sudi berbuat demikian karena kasihnya kepada para fakir yang papa. siapakah yang akan menjadi teladan jika bukan beliau..? Contoh untuk menahan derita, menahan lapar dan dahaga, menahan segala coba dan uji Allah dengan kesabaran. Selalu mensyukuri nikmat Allah berapa pun besarnya. Siapa lagi kalau bukan beliau yang menyertai umatnya dalam menjalani iradat yang telah ditentukan Allah. Yaitu kehidupan dalam jurang kedukaan dan kemiskinan. Siapa pula yang harus menghibur mereka agar selalu bersabar dan rela dengan yang ada selain beliau? Juga siapa pula yang harus menanamkan keyakinan akan pahala Allah kelak di akhirat jika bukan beliau?

Continue reading

Advertisements
Warga berbondong-bondong meninggalkan lokasi ketika Gunung Merapi meletus lagi tanggal 31 Oktober 2010 (AP Photo)

dakwatuna.com – Rakyat Gaza, Palestina, kembali menunjukkan rasa ukhuwah dan solidaritasnya kepada rakyat dan bangsa Indonesia yang terus dilanda bencana, khususnya bencana tsunami di Mentawai dan letusan gunung Merapi di Yogyakarta. Rakyat Gaza menyumbang masing-masing sebesar dua ribu dolar AS untuk korban tsunami dan letusan gunung Merapi.

Continue reading

Cerita, “Penjual Ikan”

Diposkan oleh Jihaduddin Fikri Amrullah di 00.57

Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan “Disini Jual Ikan Segar”

Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. “Mengapa kau tuliskan kata : DISINI ? Bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA?”

“Benar juga!” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata “DISINI” dan tinggallah tulisan “JUAL IKAN SEGAR”.

Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya.

“Mengapa kau pakai kata SEGAR ? bukankah semua orang sudah tau kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?”

“Benar juga” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata “SEGAR” dantinggallah tulisan “JUAL IKAN”

Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakan tulisannya : “Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tau kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan?”

Benar juga pikir si penjual ikan,, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalahtulisan “IKAN”

Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke 4, yang juga menanyakan tulisannya : “Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tau kalau ini Ikan bukan Daging?”

“Benar juga” pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

(Author Unknown)

Sahabat, Bila kita ingin memuaskan semua orang, maka yakinlah itu hal yang mustahil…. atau bahkan kita malah justru merugikan diri sendiri

Sudah menjadi fitrah manusia untuk berbeda pendapat. Terbukti perumahan mungil2 yang dulunya sama semua, dalam hitungan tahun sudah menjadi beda semua…

Jadi utamakan suara hati anda… biarlah orang lain berpendapat…, tapi saringlah, cerna kembali pendapat mereka… apakah sesuai dengan kata hati anda?… jika tidak, maka tegaslah tuk mengatakan… “Tidak!… maaf” 🙂

Trimakasih telah membaca… Salam Motivasi…!

Sumber: http://ceceem.blogspot.com/2010/10/cerita-penjual-ikan.html

Menurut ayahnya, Peek sudah memiliki ingatan yang kuat sejak usia 16-20 bulan. Ia membaca buku, mengingat isinya lalu mengembalikan buku-buku tersebut dengan posisi terbalik ke rak untuk menunjukkan kalau ia sudah selesai membacanya. Ia membaca satu buku dalam waktu satu jam, dan mengingat nyaris semua yang ia baca, mengingat informasi yang sangat luas dalam hal sejarah, literatur, geografi, angka, olahraga, musik dan tanggal.
Teknik membacanya yaitu dengan membaca halaman kiri dengan mata kirinya dan halaman kanan dengan mata kanannya, dengan cara ini ia bisa membaca dua halaman sekaligus dengan rate 8-10 detik per halaman. ia bisa mengingat isi 12000 buku.

Toyota Kijang Innova

Toyota Kijang Innova

Anda tertarik membeli mobil?? dan bingung untuk membeli mobil yang mana?? Selamat anda datang ke alamat yang tepat. Berikut saya sajikan salah satu Mobil Keluarga Ideal Terbaik di Indonesia yaitu Toyota Kijang Innova. Toyota Kijang Innova adalah sebuah MPV buatan Toyota Motor Corporation yang diprduksi di Indonesia oleh Toyota Astra Motor sejak tahun 2003. Merupakan kelanjutan dari Toyota Kijang dan dipasarkan tahun 2004. Di negara lain, mobil ini hanya disebut Toyota Innova.

Toyota Kijang Innova – Generasi V (2004 – Saat ini)

Setelah memproduksi beberapa generasi Kijang, Kijang kembali diperbaharui pada tahun 2004 dan dipasarkan dengan nama “Kijang Innova”. Selain di Indonesia, model ini juga dipasarkan ke pasar luar negeri dengan nama “Innova” (tanpa “Kijang”). Model ini telah mengalami perubahan yang cukup drastis dibandingkan dengan model dari generasi sebelumnya. Jika pada awal konsep Kijang generasi pertama adalah Basic Utility Vehicles atau kendaraan kelas bawah, maka Kijang generasi V lebih dikategorikan sebagai kendaraan kelas menengah. Bentuk model fisiknya jauh lebih modern dan futuristik, terutama di bagian depan kendaraan, dimana tidak lagi menonjolkan bentuk lekukan tajam seperti pada model-model sebelumnya.

Continue reading